Jumat, 13 Januari 2012

NILAI SOSIAL DAN NORMA SOSIAL

Dalam kehidupan bermasyarakat, para individu menyepakati berbagai aturan mengenai sesuatu yang baik dan buruk, patut dan tidak patut, dihargai dan tidak dihargai, penting dan tidak penting. Aturan-aturan ini berfungsi untuk mewujudkan keteraturan sosial. Kesepakatan aturan inilah yang disebut dengan nilai sosial. Apabila nilai sosial tersebut dianggap cocok oleh seluruh warga, maka nilai itu dijadikan landasan hidup bersama yang akan terus disosialisasikan dan diwarisi secara turun-menurun kepada generasi berikutnya. Misalnya para orang tua yang mendidik anaknya untuk bersikap sopan dan santun, sering menolong sesama makhluk hidup dan nilai-nilai gotong royong. Penerapan nilai sosial dapat kita amati saat seorang siswa bersikap jujur maka para guru akan menilai baik, sedangkan ketika seorang siswa berbohong maka dia akan dinilai buruk perilakunya.
Setiap masyarakat memiliki tata nilai yang berbeda dengan masyarakat lainnya tergantung pada nilai sosial dan kebudayaan masyarakat yang bersangkutan. Oleh karena itu nilai sosial dan kebudayaan pada masyarakat tertentu dapat dianggap baik oleh warganya, tetapi dapat dianggap tidak baik oleh warga masyarakat lain
I. PENGERTIAN NILAI SOSIAL
Beberapa pendapat ahli tentang pegertian nilai social
1. Theodorson
Nilai social adalah sesuatu yang abstrak dan dijadikan pedoman serta prinsip-prinsip umum dalam bertindak atau bertingkah laku
2. Koentjaraningrat
Nilai social adalah onsepsi-konsepsi yang ada dalam pikiran sebagian besar warga masyarakat mengenai hal-hal yang dianggap sangat mulia dan dijadikan rujukan dalam bertindak
3. Cylde kluckhohn
Nilai social adalah hal-hal yang mempengaruhi perilaku yang berhubungan dengan alam, kedudukan manusia dalam alam, hubungan orang dengan orang dan tentang hal-hal yang diinginkan dan tidak diinginkan yang meungkin bertalian dengan hubungan antara orang dengan lingkungan dan sesame manusia
4. Woods
Nilai social adalah petunjuk umum yang telah berlangsung lama sera mengarahkan tngkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari
5. Soerjono Soekanto
Nilai social adalah konsepsi abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk
6. Kimball Young
Nilai social adalah unsur-unsur yang abstrak dan sering tidak disadari tentang benar dan pentingnya
7. A.W. Green
Nilai social adalah kesadaran yang berlangsung secara relatif, disertai emosi terhadap objek dan ide orang perorangan
8. B.Simanjuntak
Nilai social adalah ide-ide masyarakat tentang sesuatu yang baik
9. Robert M.Z. Lawang
Nilai social adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan, pantas, berharga, dan memengaruhi perilaku sosial orang-orang yang memiliki nilai tersebut

Secara umum nilai social dapat diartikan sebagai :
1. Nilai social adalah Suatu pandangan dan berisi sesuatu yang baik, yang diinginkan, yang diharapkan, yang dicita-citakan serta dianggap penting oleh masyarakat sehingga mempengaruhi perilaku social dari orang yang memiliki nilai social tersebut. Jadi dapat diartikan bahwa nilai social yang mngarahkan tindakan-tindakan manusia
2. Nilai social adalah sikap-sikap dan perasaan yang diteria secara luas oleh masyarakat dan merupaka dasar untuk merumuska apa yang benar, apa yang penting dan apa yang baik dalam kehidupan

II. FUNGSI NILAI SOSIAL
1. Nilai social dipakai untuk menetapkan harga social dari setiap orang atau kelompok.
2. Nilai social berguna untuk mnetapkan cara-cara brpikir dan bertingkah laku secara ideal dalam masyarakat
3. Nilai social sebagai penentu dalam menentukan peranan social setiap individu
4. Nilai soial berfungsi sebagai alat pengawas dalam tingkah laku setiap individu
5. Nilai social berfungsi sbagai alat solidaritas dikalangan anggota kelompok dan masyrakat

III. JENIS-JENIS NILAI SOSIAL
Menurut Prof. Notonegoro jenis-jenis nilai social yaitu :
1. Nilai materiil, yaitu segaa benda yang bergua bagi manusia
2. Nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk melakukan aktivits atau kegiatan
3. Nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohaani manusia. Nilai kerohanian dapat di bedakan mendajdi 4 jenis yaitu :
1) Nilai kebenaran : nilai yang bersumber pada akal manusia
2) Nilai keindahan : nilai yang berumber dari rasa manusia
3) Nilai moral : nilai yang bersumber dari kehendak dan kemauan manusia
4) Nilai reigius : nilai ang bersumber dari keyakinan dan kepercayaan ( agama ) yang dianut oleh manusia

IV.Karekteristik nilai sosial, di antaranya yaitu ;
1. Nilai sosial diperoleh melalui proses interaksi, bukan prilaku warisan biologis yang dibawa sejak lahir.
Contohnya: seorang anak bersikap sopan dan santun, karena orang tua mengajarkan etika sejak kecil.
2. Ditransformasikan atau diwariskan melalui proses belajar yang meliputi sosialisasi, akulturasi dan difusi.
Contohnya: nilai menghargai pendapat orang lain dipelajari anak dari sosialisasinya dengan teman- teman sekolah.
3. Nilai sosial berupa ukuran atau peraturan sosial yang turut memenuhi kebutuhan-kebutuhan sosial, artinya nilai sosial berfungsi sebagai sarana untuk mencapai cita-cita bersama dalam masyarakat.
4. Setiap masyarakat memiliki nilai-nilai yang berbeda-beda.
Contohnya: di negara-negara Barat penggunaan tangan kiri untuk melakukan segala aktivitas adalah sesuatu yang biasa. Sebaliknya di Indonesia, penggunaan tangan kiri dalam aktivitas memberikan sesuatu kepada orang lain bisa dianggap sebagai suatu perilaku yang tidak sopan.
5. Masing-masing nilai sosial yang ada dalam masyarakat memiliki efek atau dampak yang berbeda-beda bagi tindakan tiap warga pada masyarakat yang bersangkutan.
6. Mempengaruhi kepribadian individu sebagai anggota masyarakat.
Contohnya: nilai yang mengutamakan kerjasama akan melahirkan individu yang setia pada orang lain. Adapun nilai yang mengutamakan individual akan membuat individu cenderung egois sehingga individu menjadi apatis terhadap masalah yang dihadapi orang lain atau masalah yang ada dalam masyarakat.

Nilai sosial memiliki beberapa fungsi umum di masyarakat di antaranya :
1. Dapat menyumbangkan seperangkat norma sosial yang dapat menetapkan harga sosial (kedudukan seseorang) pada kelompok masyarakatnya. Nilai sosial memungkinkan pembentukan sistem stratifikasi sosial secara menyeluruh yang ada pada setiap masyarakat. Misalnya kelompok ekonomi kaya (upper class), kelompok ekonomi menengah (middle class) dan kelompok masyarakat kelas rendah (lower class).
2. Dapat mengarahkan anggota masyarakat dalam berpikir dan bertingkah laku.
Hal ini terjadi karena anggota masyarakat selalu dapat melihat cara bertindak dan bertingkah laku yang terbaik, dan ini sangat mempengaruhi dirinya sendiri.
3. Nilai sosial merupakan penentu akhir bagi manusia dalam memenuhi peranan-peranan sosialnya. Nilai sosial menciptakan minat bermasyarakat dan memberi semangat pada manusia untuk mewujudkan sesuatu yang diminta dan diharapkan oleh peranan-peranannya menuju tercapainya sasaran-sasaran tujuan kehidupan dalam masyarakat.
4. Sebagai alat solidaritas di kalangan anggota kelompok atau masyarakat. Dengan nilai sosial tertentu anggota kelompok akan merasa sebagai satu kesatuan.
5. Sebagai alat pengawas atau kontrol perilaku manusia. Nilai sosial dapat mendorong, menuntun, dan kadang-kadang menekan manusia untuk berbuat baik. Nilai sosial dapat menimbulkan perasaan bersalah yang cukup menyiksa bagi orang-orang yang melanggarnya.

V. PENGERTIAN NORMA SOSIAL
1. Norma social adalah seperangat peraturan / aturan/ kaidah-kaidah yang berisi perintah-perintah dan larangan, yang berisi sanksi atau hukuman bagi pelanggarannya untuk menciptakanketertiban dan keteraturan daam masyarakat
2. Norma social adalah petunjuk atau patokan untuk melangsungkan hubungan social dadlam masyarakat yang berisi perintah, larangan, anjuran agar seseorang dapat bertingkah laku yang pantas guna menciptakan ketertiban, keteraturan dan kedamaian dalam masyarakat
3. Nora social adalah peraturan social enyangkut perilaku-perilaku yang pantas dilaukan dalam menjalani interaksi social

VI. FUNGSI NORMA SOSIAL
1. Sebagai aturan atau pedoman bertingkah laku bagi setiap indiidu dalam masyarakat
2. Sebagai alat untuk menstabilkan dan menertibkan kehidupan masyarakat
3. Sebagai system control dalam masyarakat

VII. JENIS-JENIS NORMA SOSIAL
Norma social berdasarkan daya ikatnya
1. Norma cara ( usage ) : suatu bentuk perbuatan yang dilakukan individu dala suat masyarakat tetapi tidak secara terus-menerus
Contoh : peraturan tntang cara makan yang wajar dan baik apabila tidak berbicara.norma cara tidak terlalu mngikat setiap anggota masyarakat karena cara makan seperti itu kadang berlaku hanya pada acara formal saja dan apabila dilanggar penerapan hukumnya lemah hanya berupa nasihat , sekedar cemoohan, celaan dan ejekan. jadi daya ikatnya sangat kurang mengikat bagi setiap manusia dalam masyarakat
2. Norma kebiasaan ( folkwys ) : bentuk perbuatan yang berulang-ulang yang dilakukan secara sadar dan mempunyai tujuan yang jelas dan dianggap baik dan benar
Contoh : aturan berjalan di jalan raya adalah di sebelah kiri untuk menghindari kecelakaan dan apabila orang melanggarnya akan mendapatkan hukuman yang agak keras berupa teguran. Jadi daya ikatnya agak mengikat bagi setiap manusia dalam masyarakat
3. Tata kelakuan ( mores ) : sekumpulan peraturan yang mencerminkan sifat-sifat hidup dari sekelompok manusia yang dilakukan secara sadar guna melaksanakan pengawasan oleh sekelompok masyarakat terhadap anggotanya
Contoh : larangan perbuatan memunuh dan apabila dilanggar akan medapatkan hukuman yang keras berupa hukuman penjara, jadi daya ikatnya sangat mngikat bagi setiap manusia dalam masyarakat
4. Adat – istiadat ( custom ) : kumpulan tata kelakuan yang paling tinggi keduduknnya karena bersifat kekal dan terintegrasi sangat kuat terhadap masyarakat yang memilikinya
Contoh : pelanggaran terhadap upacara-upacara adat – istiadat setiap suku yang ada di Indonesia akan mendapatkan pelanggaran yang sangat-sangat keras berupa pengusiran dari kampong. Jadi daya ikatnya sangat-sangat mengikat bagi setiap manusia dalam masyarakat

Selain norma-norma social diatas ada beberapa norma lain yang ada di masyarakat yaiut :
1. Norma agama : peraturan social yang berasal dari Tuhan. Norma agama berkaitan dngan ajaran agama yang dianut setiap orang dan pelanggaran terhadap norma agma dikatakan perbuatan dosa
Contoh : larangan terhadap perbuatan mencuri
2. Norma kesopanan :peraturan social yang berkaitan dengan bagaimana orang bertingka laku yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Pelanggaran terhadap norma ini akan mendapatkan celaan, kritik
Contoh : tidak meludah di sembarang tempat
3. Norma kelaziman / kebiasaan : norma yang di dasarkan atas tradisi atau kebiasaan-kebiasaan yang dianggap baik, patut, sopan dan berlaku dalam masyarakat
Contoh : cara berpakaian pada saat upacara perkawinan
4. Norma kesusilaan / tata kelakuan : perturan social yang berkaitan dengan akhlak sehingga sehingga dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Sanksi terhadap pelanggaran norma kesusilaa ersifat fisik dan non fisik
Contoh : perbuatan selingkuh atau perbuatan zinah akan mendapatkan hukuman yang berat dan mendapat malu
5. Norma hukum : peraturan social yang dibuat oleh lembaga-lmbaga tertentu ( pemerintah ) sanksinya berupa denda atau hukuman fisik
Contoh perbuatan criminal seperti pencuri, pembunuh, korupsi akan di tangkap polisi dan akan di adili di pengadilan

LATIHAN KOMPETENSI DASAR 2 :
MENDESKRIPSIKAN NILAI SOSIAL DAN NORMA SOSIAL YANG BERLAKU DALAM MASYARAKAT
Silanglah huruf di depan jawaban yang paling tepat !
1) Petunjuk hidup yang berasal dari akhlak atau hati nurani manusia tentang baik dan buruk dalam kehidupan bermasarakat adalah….
a) Norma kesopanan
b) Norma kesusilaan
c) Norma kebiasaan
d) Norma kelaziman
e) Norma kebaikan

2) Norma hukum mmpunyai sanksi yang tegas dan jelas karena pelaksanaannya ddukung oleh….
a) Kekuasaan pemerintah
b) Aparat penegak hukum
c) Kesadaran masyrakat
d) Kekerasan
e) Masyarakat

3) Norma dijadikan pedoman hidup dalam memenuhi kebutuhan social sebab….
a) Mengembangkan nilai persatuan
b) Mengungkapkan rasa estetika
c) Mengatur berbagai aktivitas
d) Mengembangkan prinsip benar dan salah
e) Menimbulkan keyakinan diri yang amat kurang

4) Suku batak menganut system kekerabatan patrilineal dan perkawinannya bersifat eksogami, yaitu seorang laki-laki harus menikah dengan wanita yang berbeda marga. Pelanggaran terhadap norma tersebut akan dikenakan sanksi yang keras. Ditinjau dari daya iatnya contoh ersebut trmasuk….
a) Usage
b) Mores
c) Law
d) Custom
e) Folkways

5) Anggota denus 88 dalam mnjalankan tugasnya memburu para terorisme mreka berani mengabil resiko apapun termasuk mngorbankan nyawanya sndiri demi menjaga keamanan masyarakat. Ditinjau dari cirinya nilai social yang mendesari tindakan anggota densus 88 termasuk niai….
a) Nilai vital
b) Nilai dominan
c) Nilai materiil
d) Nilai religius
e) Nilai instrumental

6) Berikut ini termasuk nilai kerohanian yang di kemukakan oleh Prof.Notonegoro, kecuali nilai….
a) Nilai kebenaran
b) Nilai religius
c) Nilai vital
d) Nilai keindahan
e) Nilai moral

7) Kewajiban menggunakan helm ketika berendaran motor adalah salah satu bentuk norma….
a) Law
b) Folkways
c) Custom
d) Usage
e) Mores

8) Nilai social adalah….
a) Kaidah-kaidah perilaku masyarakat
b) Patokan, prinsip, keyakinan, anggapan tentang sesuatu yang baik
c) Pedoman hidup
d) aturan berperilaku
e) peraturan hidup

9) nilai keinahan / estetika tercermin dari hal-hal berikut kecuali….
a) Karya sastra
b) Karya seni
c) Lukisan
d) Gedung megah
e) Arsitektur

10) orang Indonesia dipandang adalah orang yang yang ramah tamah dan halus tutur katanya terhadap orang lain, dengan sikap itu rakyat Indonesia sangat mnjunjung tinggi norma….
a) Norma kesusilaan
b) Norma hukum
c) Norma kesopanan
d) Norma agama
e) Norma cara

11) Sila pertama dari pancasila mencerminkan bahwa bangsa Indonesia menjunjung tinggi nilai….
a) Nilai vital
b) Nilai materiil
c) Nilai kebenaran
d) Nilai keindahan
e) Nilai religius

12) Norma social adalah….
a) Peraturan / pedoman hidup di masyrakat
b) Bentuk nyata dari nilai social
c) Pola perilaku manusia
d) Bagian dari nilai social
e) Inti dari kebudayaan

13) Orang cina makan dengan meenggunakan sumpit sedangkan orang Indonesia makan mnggunakan sendok hal ini menunjukkan perbedaan norma….
a) Norma kelakukan
b) Norma kesopanan
c) Norma cara
d) Norma agama
e) Norma hukum

14) Masyarakat menciptakan norma social dengan tujuan untuk….
a) Melestarikan kebudayaan
b) Menjaga nilai-nilai social
c) Memeri sanksi kepada pelanggar
d) Menjaga keteraturan dan keeertiban masyarakat
e) Menjamin kelangsungan masyarakat

15) Pelanggaran atas norma social dapat berupa hal-hal di bawah ini kecuali….
a) Denda uang
b) Hukuman fisik
c) Sindiran
d) Teguran
e) Hukuman penjara

16) Sebelum melangsungkan pernikahan di dalam masyaraakat Indonesia biasanya didahului oleh proses pelamaran atau peminangan tetapi apabila tidak melakukan hal tersebut maka dianggap melanggar….
a) Norma kelaziman
b) Norma adat-istiadat
c) Norma hukum
d) Norma kesopanan
e) Norma kesusilaan

17) Sumber norma agama….
a) Tuhan
b) Kitab suci
c) Kepercayaan
d) Keyakinan
e) Kebudayaan

18) norma social yang memiliki sanksi atau hukuman paling tegas dan pasti adalah….
a) Mores
b) Folkways
c) Custom
d) Law
e) Usage

19) Nilai dan norma social menjadi bagian dari….
a) Pergaulan hidup manusia
b) Masyarakat
c) Keteraturan masyaraakat
d) Kebudayaan
e) Ciri khas masyarakat

20) Dua hal pentig yang menjadi patokan apakah prilaku manusia menyimpang atau tidak adalah….
a) Norma dan situasi umum
b) Nilai dan norma social
c) Pola perilaku dan nilai social
d) Pedoman tingkah laku dan agama
e) Organisasi dan masyarakat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar